HomeTutorial PHPOperator Aritmatika pada PHP

Operator Aritmatika pada PHP

Tutorial kali ini kita akan membahas mengenai cara menggunakan operator aritmatika pada PHP. Operator digunakan untuk melakukan operasi pada variable dan nilainya.

Apa itu Operator Aritmatika…?

Sesuai dengan namanya, operator aritmatika adalah  perhitungan matematika yang sering digunakan sehari-hari. Operator ini mencakup penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, sisa hasil bagi, dan eksponensial.

Pembahasan disini kita akan menyebut variable sebagai operand (contoh : $a , $nilai_1, dsb.), sedangkan operator merupakan tanda hubung antar operand (contoh : +, -, *, dsb.)

1. Penjumlahan (Addition)

Anda bisa melakukan operasi matematika penjumlahan PHP dengan tanda ‘+‘. Untuk setiap variable satu dan lainya dihubungkan secara langsung dengan operator.

Contoh :

<?php
  $x = 3;
  $y = 4;
  echo $x + $y; // 3 + 4 --> output 7
?>

Output :
7


2. Pengurangan (Substraction)

Anda bisa melakukan operasi matematika pengurangan PHP dengan tanda ‘‘. Untuk setiap variable dapat dihubungkan secara langsung, maka didapat hasil selisih variable.

Contoh :

<?php
  $x = 20;
  $y = 3;
  echo $x - $y; // output 17
?>

Output :

17


3. Perkalian (Multiplication)

Anda bisa melakukan perkalian satu variable dengan variable lain menggunakan tanda ‘*’ pada pemrograman PHP. Tanda * dimisalkan tanda perkalian (x) antara operand satu dan operand kedua.

Contoh :

<?php
  $x = 2;
  $y = 3;
  echo $x * $y; // output 6
?>

Output :

6


4. Pembagian (Division)

Anda bisa melakukan pembagian terhadap variable menggunakan tanda ‘/‘ pada pemrograman PHP. Pembagian ini bisa menghasilkan bilangan integer langsung, jika sisa maka akan menjadi bilangan float langsung.

Contoh :

<?php
  $x = 6;
  $y = 3;
  echo $x / $y; // output 2
?>

Output :

2


5. Sisa Hasil Bagi (Modulus)

Sisa hasil bagi sering digunakan dalam operasi matematika. Misalnya hasil sisa bagi 7 terhadap 2 maka hasilnya akan 1. Karena 6 habis dibagi dengan 2, sedangkan 7 habis dibagi 2 jika sisa 1. Penggunaan operasi ini dapat menggunakan tanda “%“.

Contoh :

<?php
  $x = 25;
  $y = 12;
  echo $x % $y; // 25 % 12 = 1 --> output 1
?>

 

Output :

1


6. Eksponensial (Exponentiation)

Operator ini juga disebut dengan operasi perpangkatan dalam matematika, yang sering digunakan dalam kehidupan sehari – hari. Pangkat digunakan dalam pembuatan kurva maupun lengkungan dalam matematika. Operator ini dalam pemrograman PHP bisa dijalankan menggunakan tanda “**” (tanda bintang dua kali).

Contoh :

<?php
  $x = 2;
  $y = 3;
  echo $x**$y;
?>

Output :

8

Demikian tutorial pemrograman PHP mengenai cara menggunakan operator aritmatika pada PHP. Selanjutnya kita akan membahas mengenai penggunaan operator assignment. Semoga tutorial ini bermanfaat dan terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.